ACC Nilai Kasus Bimtek Enrekang akan Mandek, Seperti Kasus Komersialisasi Gedung PWI

PDFPrintE-mail

TRIBUN-TIMUR.COM - Aktivis Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi meragukan keseriusan penyidik Polda Sulsel dalam pengusutan kasus Bimbingan Teknis (Bimtek) Enrekang sampai selesai.

Wakil koordinator badan pekerja ACC, Abdul Kadir Wokanubun mengatakan, kasus Tipikor Bimtek Enrekang dinilai akan bernasib seperti kasus Bandara Mangkendek dan beberapa kasus lain.

"Awalnya memang baik tersangkakan tujuh orang, termaksud ketua dan wakil DPRD dan sekwan, kami nilai endingnya akan sama seperti kasus lain," katanya kepada tribun, Kamis (6/3/2017).

Sebelumnya, diumumkan tujuh nama tersangka kasus Bimtek tahun anggaran 2015-2016. Tiga tersangka diantaranya, ketua DPRD, H. Bantaeng, wakil ketua 1, Arfan Ranggong, Sekwan, Sangkala T.

Selain itu, empat nama tersangka lain, salah satunya anggota DPRD Enrekang, Mustiar Rahim, dan tiga Event Orginizer (EO) atau pihak penyelenggara seperti, Gunawan, Nawir, dan Nurul Hasmi.

Aktivis ACC tentunya memberi apresiasi, tapi mereka tetap meragukan keseriusan Polda dalam mengusut kasus ini hingga tuntas karena dinilai akan senasib kasus korupsi UNM, komersialisasi Gedung PWI, dan beberapa kasus besar lain.

"Memang masyarakat dibuat heboh pada awal polda menetapkan tersangka yang didalamnya ada ketua DPRD, tapi hal itu kemudian nantinya kasus ini tidak ada penuntasannya yang serius," jelas Kadir.

Direskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan mengatakan, saat ini pihak dari Badan Pengawas Keuangana dan Pembangunan (BPKP) sedang lakukan penghitungan total kerugian negara.

"Kita masih tunggu dulu untuk resmi perhitungan kerugian keuangan negara oleh bpkp, jadi ditunggu dulu," ungkap Komnes Yudhiawan kepada tribun saat dikonfirmasi melalui Whats App (WA).

Sebelumnya juga, hasil penghitungan kerugian negara untuk sementara, 855 juta lebih, itu dari 12 kegiatan Bimtek di tujuh kota di Indonesia, sedangkan total yang belum dihitung, 37 kegiatan.

Selain kasus dugaan Tipikor Bimtek di Kabupaten Enrekang, tim Subdir Tipikor Ditreakrimsus Polda Sulsel, sementara ini bidik kasus dugaan Tipikor Bimtek di kantor DPRD, Kabupaten Bone.

Namun Kombes Pol Yudhiawan, mantan penyidik KPK itu mengaku saat ini tim penyidik hanya akan fokus penuntasan kasus Bimtek Kabupaten Enrekang dan penyelidikan para tersangkanya.

"Kami fokus dululah pada satu kasus ini, memang tersangkanya belum juga kami tahan karena perampungan dulu, kami juga sudah buat SPDP untuk dikirim ke kejaksaan sulselbar," tambahnya

PRESS RELEASE

Berita Populer

Kantor

Address: Jalan A.P.Pettarani Ruko Pettarani Centre Blok A No. 17 Makassar
Telp/Faks: 0411 – 437312
Email: acc_sulawesi@yahoo.com kantor@acc-sulawesi.or.id
Web: www.acc-sulawesi.or.id