BPK Didesak Perlihatkan Rekomendasi Bansos, ACC: Kajati Jangan Mengarang

PDFPrintE-mail

Anti Corupption (ACC) Sulawesi meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Selatan transparan soal surat rekomendasi atau keterangan permintaan pengembalian kerugian keuangan negara terkait kasus dana Bantuan Sosial (Bansos) Sulsel 2008.

 


Sebelumnya, Kepala BPK Sulsel, Andi Kangkung Lologau saat ditemui oleh MAKASSARTERKINI.com di ruangannya, Rabu 3 Agustus 2016, membenarkan bahwa surat rekomendasi itu memang ada. Menurutnya tidak mungkin kepala Kejaksaan mengeluarkan pernyataan seperti itu jika tidak ada surat rekomendasinya. ‎Namun pihaknya masih sementara berusaha mencari file surat tersebut.

“Kalau memang ada, tunjukkan ke publik (diperlihatkan). Karena hal itu tidak terbuka di fakta persidangan, baik kesaksian yang disampaikan oleh terdakwa dan penasihat hukumnya, maupun keterangan ahli BPK,” kata Wiwin Suwandi Direktur Riset dan Data ACC Sulawesi.

Lihat juga: Penghentian Kasus Bansos Sulsel Dinilai Penuh Kejanggalan

Menurut Wiwin, aneh kalau surat itu ada, dan ahli dari BPK tidak mengatakannya ke persidangan. Dan lebih aneh lagi kata dia, jika memang kerugian negara sudah dikembalikan, Andi Muallim dan kuasa hukumnya tidak menunjukannya di persidangan.

“Jika memang telah dibayarkan, pasti dibayarkan ke BPK Sulsel dan tertuang dalam laporan resmi yang dijadikan keterangan ahli BPK di persidangan,” ungkapnya.

Pihak ACC juga meminta pihak Kejaksaan berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan. Menurutnya, Kajati jangan asal mengarang cerita soal adanya kerugian negara yang sudah dibayarkan.

“Jika itu isu, bukan fakta hukum, Kajati (sebagai penegak hukum) berbohong dan bisa dituntut menyampaikan pendapat bohong di depan publik,” tandas Wiwin.

 

PRESS RELEASE

Berita Populer

Kantor

Address: Jalan A.P.Pettarani Ruko Pettarani Centre Blok A No. 17 Makassar
Telp/Faks: 0411 – 437312
Email: acc_sulawesi@yahoo.com kantor@acc-sulawesi.or.id
Web: www.acc-sulawesi.or.id